“Kok suwemen kie, macet po?” “Iyo, macet neng Wonogiri kota.” “Hahaha, lha kwi sing tak rasake mben dino.” Percakapan ini menjadi kalimat pembuka ketika aku baru saja sampai di rumah kawan lama semasa kuliah di jurusan Teknik Sipil Infrastrukur Perkotaan dulu. Lebaran baru berjeda beberapa hari. Jalanan kota yang menjadi tempat tujuan pulang kampung masih dipenuhi para pemudik. Tak terkecuali juga ketika aku berkunjung ke rumah kawan semasa kuliah dulu. Berada di hampir ujung Timur Wonogiri; Slogohimo. Perjalananku kali ini sedikit terha…
