Nyonya kulit putih berkebangsaan Belanda tengah menikmati pagi yang baru saja menyapa. Senyum merekah menyambut paginya setelah lelah bergembira menikmati hiburan di Cota Blunda. Namun ada kekhawatiran yang terukir di sudut bibirnya. Kekhawatiran tentang wabah Pes yang tengah melanda kota Solo. Di sisi seberang Tuan kulit putih yang juga datang dari Belanda tengah bersiap diri menuju sebuah rumah yang ditunjuk Sinuhun Paku Buwono X sebagai kantor penanganan wabah Pes. Imaji itulah yang datang begitu saja ketika baru memasuki jalan Sungai Kap…
Halaman balaikota Solo tengah berbenah diri. Memberikan kesan pada dirinya bahwa ia terbuka bagi siapapun. Perhatianku kali ini bukan soal balaikota yang tengah berbenah diri lebih terbuka, tetapi tertuju pada sebuah bunker peninggalan Belanda yang ditemukan di kompleks balaikota pada 2012 dulu. Penemuan ini memang tidak sengaja. Ketika hendak membangun gedung baru, saat proses penggalian tanah ditemukanlah bungker peninggalan Belanda ini. Juni yang baru saja datang menyapa membawaku bertemu lagi dengan mereka. Jumpa dan Akhir agaknya m…
Mendengar kata Semarang tak jarang yang terlintas dalam pikiran adalah Kota Lama. Tak bisa dipungkiri bila Kota Lama sangat lekat dengan Semarang dan mungkin nama Pandan Arang kalah tersohor dibandingkan dengan bekas Kota Benteng milik Belanda dahulu. Bila keberadaan kampung-kota di Semarang kian hari kian terancam keberadaannya, hal itu sedikit tak berlaku bagi Kota Lama. Ia mungkin terjaga perihal keberlangsungannya namun soal apakah ia masih sanggup tegak berdiri ataukah tidak masih menjadi dilema tersendiri bagi Kota Lama. Kesepakatan …
Begraafplaats atau masyarakat kita lebih umum mengenalnya dengan nama Kerkop/ Kerkhof untuk menyebut makam-makam Belanda yang tersebar di Indonesia. Ya, keberadaan makam-makam Belanda di Indonesia tidak dapat dipungkiri bahwa di sinilah sejarah yang terkubur dapat digali kembali. Tentang siapa, apa, dan bagaimana dapat diketahui dari sebuah kerkhof. Namun sayang, tidak semua kerkhof yang ada di Indonesia terawat dengan baik, bahkan tak jarang sejarah yang terkubur ini sudah tak bisa digali lagi. "Bung, besok tanggal 20 mau ke Am…
Dewi Fortuna masih berpihak padaku kali ini. Pasalnya ketika aku sampai di museum waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 sore dan ternyata museum sudah tutup, tetapi oleh penjaga museum masih mengizinkanku untuk bisa masuk dan berkeliling museum yang dahulunya adalah sebuah benteng pertahanan di sebelah utara keraton Kesultanan Yogyakarta. Benteng yang diberi nama Vredeburg ini mempunyai arti Perdamaian. Sebuah ironi ketika menilik jauh saat benteng ini dibangun di atas kolonialisme. Hal pertama yang ada dibenakku saat langkah kaki ini m…
